REKAM MEDIS DAN SISTEM INFORMASI KESEHATAN Di RS. PERTAMINA CILACAP

  1. A. Gambaran Rumah Sakit Pertamina Cilacap

Rumah Sakit Pertamina cilacap diresmikan penggunaannya pada tanggal 16 Mei 1977 dengan kapasitas terpasang sejumlah 100 tempat tidur. Rumah Sakit Pertamina Cilacap merupakan rumah sakit yang masuk dalam kategori madya yang di persiapkan untuk mendukung kegiatanm operasional Unit Pengolahan IV dan sekitarnya. Dengan luas areal 27 Hektar dan luas bangunan 13.609 m2. Rumah Sakit Pertamina Cilacap terdiri dari 5 lantai Terapasang kapasitas tempat diturunkan menjadi 50, demikian juga rencana pengembangan kapasitas optimum RS. Pertamina Cilacap menggunakan konsep swakelola dan outsorching.

Visi RS. Pertamina Cilacap adalah

MENJADI RUMAH SAKIT UNGGUL DAN NYAMAN

Fokus ” UNGGUL ” adalah :

  1. KWALITAS

Didesain dari sumber daya yang memenuhi ketentuan standar keilmuan dan standar mutu.

  1. PROFESIONAL

Senantiasa bekerja berdasarkan standar profesi medis dan etika kedokteran.

  1. LAYANAN

Memberikan layanan yang cepat, tepat, efektif dan efisien

Fokus ” NYAMAN ” adalah :

Memperoleh layanan prima, suasana yang aman, penuh perhatian dan keramahan

Misi RS. Pertamina Cilacap adalah :

  1. Memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan pekerja Pertamina dan keluarganya
  2. Melayani dan menyediakan fasilitas kesehatan untuk masyarakat umum non Pertamina di Cilacap dan sekitarnya
  3. Menciptakan suasana lingkungan Rumah Sakit yang nyaman serta aman
  4. Memberikan pelayanan secara profesional, efisien dan efektif

Adapun tujuan Rumah Sakit diarahkan kepada :

  1. RUMAH SAKIT

Mencapai pertumbuhan Rumah Sakit sehingga memberikan kontribusi positif kepada Pertamina UP IV .

  1. CUSTOMER

Mencapai tingkat kepuasan pelanggan dengan mendapatkan hasil layanan yang memadai pada tingkat > 90% Pelanggan.

  1. PERTAMINA

Mencapai tingkat produktifitas yang tinggi dengan tingkat ukuran kinerja terpilih 100% baik.

Rumah sakit ini berdiri untuk melayani semua pegawai perusahaan Pertamina tetapi kini juga melayani pasien umum masyarakat di Cilacap dan wilayah sekitarnya. Dari segi fungsi rumah sakit ini mengatur dan memantau setiap kesehatan para pegawai Pertamina dan pensiunan yang ada di Cilacap, karena dari bentuk pekerjaan mereka sangat rentan akan paparan penyakit yang lebih luas. Di pekerjaan mereka sangat beresiko atas keracunan gas dari minyak yang di olah. Dari situ rumah sakit ini bertugas memantau setiap kejadian di tiap bagian Pertamina, mulai dari MCU, CDC, RUBT, dll. Karena kita terbentuk dari perusahaan maka rumah sakit ini bisa disebut sebagai rumah sakit perusahaan.

Di bagian rumah sakitnya sendiri terdiri dari 5(lima) lantai, lantai dasar semua poli, poli spesialisnya antara lain ; poli internis, poli bedah, poli jantung, poli syaraf, poli mata, poli anak, poli tht, poli kulit dan kelamin dokter yang disediakan ada yang tetap di rumah sakit ada yang ambil dari rumah sakit luar kota.

, UGD, radiologi, laborat, RUBT (ruang untuk bertekanan tinggi), Bagian Umum, Direktur, Yan Med, Rekam Medis, Apotik dan ruang rapat, di lantai 1(satu) ada ruang perawatan untuk bedah, VK, HD, OK dan Kocama (koperasi perusahaan). Di lantai 2(dua) ada ruang perawatan untuk kelas II dan III umum kecuali bedah, di lantai 3(tiga) ada ruang perawatan untuk kelas I dan VIP umum kecuali bedah, di lantai 4(empat) ada ruang khusus untuk MCU semua pegawai Pertamina dan umum dan lantai 5 (lima) ada ruang untuk segala tekhnisi dari pembuangan AC sampai AC sentral.

  1. B. Pengertian REKAM MEDIS

Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis maupun terekam tentang identitas , anamnesa,penentuan fisik , laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan tindakan medik yang diberikan kepada pasien dan pengobatan baik yang dirawat inap , rawat jalan maupun yang mendapatkan pelayanan gawat darurat

  1. Rekam medis mempunyai pengertian yang sangat luas , tidak hanya sekedar kegiatan pencatatan, akan tetapi mempunyai pengertian sebagai suatu sistem penyelenggaraan rekam medis yaitu mulai pencatatan selama pasien mendapatkan pelayanan medik , dilanjutkan dengan penanganan berkas rekam medis yang meliputi penyelenggaraan penyimpanan serta pengeluaran berkas dari tempat penyimpanan untuk melayani permintaan/peminjaman apabila dari pasien atau untuk keperluan lainnya
  2. Rekam medis mempunyai 2 bagian yang perlu diperhatikan yaitu :
    1. INDIVIDU : suatu informasi tentang kondisi kesehatan dan penyakit pasien yang bersangkutan dan sering disebut PATIENT RECORD,
    2. MANAJEMEN : suatu informasi tentang pertanggungjawaban apakah dari segi  manajemen maupun keuangan dari kondisi kesehatan dan penyakit pasien yang bersangkutan.

Rekam medis juga merupakan kompilasi fakta tentang kondisi kesehatan dan penyakit seorang pasien yang meliputi :

  1. data terdokumentasi tentang keadaan sakit sekarang dan waktu lampau
  2. pengobatan yang telah dan akan dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional secara tertulis.
  3. C. Tujuan Rekam Medis

Tujuan Rekam Medis adalah untuk menunjang tercapainya tertib administrasi dalam

rangka upaya peningkatan pelayanan kesehatan . Tanpa didukung suatu sistem pengelolaan rekam medis yang baik dan benar , maka tertib administrasi tidak akan berhasil. Kegunaan Rekam Medis antara lain :

Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai administrasi , karena isinya menyangkut tindakan berdasarkan wewenang dan tanggung jawab sebagai tenaga mdis dan perawat dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan

Catatan tersebut dipergunakan sebagai dasar untuk merencanakan pengobatan/perawatan yang harus diberikan kepada pasien

Contoh :

v     Identitas pasien _ name, age, sex, address, marriage status, etc.

v     Anamnesis _ “fever” _ how long, every time, continuously, periodic???

v     Physical diagnosis _ head, neck, chest, etc.

v     Laboratory examination, another supporting examination. Etc

Menyangkut masalah adanya jaminan kepastian hukum atas dasar keadilan , dalam rangka usaha menegakkan hukum serta penyediaan bahan tanda bukti untuk menegakkan keadilan

Isi Rekam Medis dapat dijadikan sebagai bahan untuk menetapkan biaya pembayaran pelayanan . Tanpa adanya bukti catatan tindakan /pelayanan , maka pembayaran tidak dapat dipertanggungjawabkan

Berkas Rekam medis mempunyai nilai penelitian , karena isinya menyangkut data/informasi yang dapat digunakan sebagai aspek penelitian .

Berkas Rekam Medis mempunyai nilai pendidikan , karena isinya menyangkut data/informasi tentang kronologis dari pelayanan medik yang diberikan pada pasien

Isi Rekam medis menjadi sumber ingatan yang harus didokumentasikan dan dipakai sebagai bahan pertanggungjawaban dan laporan sarana kesehatan

  1. Berdasarkan aspek-aspek tersebut , maka rekam medis mempunyai kegunaan yang sangat luas yaitu :

Contoh : Bagi seorang manajer :

  1. D. Penyelenggaraan Rekam Medis di RSPC

Penyelenggaraan rekam medis pada suatu sarana pelayanan kesehatan merupakan salah satu indikator mutu pelayanan pada institusi tersebut. Berdasarkan data pada rekam medis tersebut akan dapat dinilai apakah pelayanan yang diberikan sudah cukup baik mutunya atau tidak, serta apakah sudah sesuai standar atau tidak. Untuk itulah, maka pemerintah, dalam hal ini Departemen Kesehatan merasa perlu mengatur tata cara penyelenggaraan rekam medis dalam suatu peraturan menteri kesehatan agar jelas rambu-rambunya, yaitu berupa Permenkes No.269/Menkes/Per/III/2008. Dengan ketentuan ini maka RSPC juga membentuk bagian Rekam Medis untuk mengolah dan menghasilkan suatu laporan seluruh kegiatan di RSPC yang dilaporkan ke bagian Intern maupun ekstern. Adapun satu bagian rekam medis kita di RSPC berjumlah 10 orang, 2 orang di pendaftaran, 4 orang di bagian filling dan pendistribusian, 1 bagian asembling dan MR yang berupa billing system (komputerisasi), 1 bagian mutasi, 2 orang bagian pelaporan. Dan saya sendiri bergabung di bagian pelaporan yang sangat berhubungan sebagaimana kegunaan rekam medis yaitu administrasi di ALFRED.  Dari bagian ini semua yang dibutuhkan informasi manajemen didapat mulai dari laporan intern sebagai kegiatan di rumah sakit terutama rekam medis dan pelaporan ekstern ke DINKES dan luar. Tetapi jika di RSPC ini pelaporan kita ada 3 jenis intern (perusahaan-pusat), ekstern (DINKES dll), intern RM (semua kegiatan di RM).

Berikut saya sertakan beberapa kegiatan yang ada di rekam medis berupa pelaporan administrasi yang dibutuhkan manajemen rumah sakit maupun perusahaan.

SELURUH KEGIATAN DI UNIT REKAM MEDIS KEGIATAN PELAPORAN

  1. Kecelakaan kerja (2×24 Jam)
  2. Pembuatan surat keterangan asuransi ( untuk klaim 5 s/d 1 minggu/ asuransi)
  3. Laporan Kematian pekerja dan keluarga Pertamina (2×24 Jam)
  4. Kejadian wabah & gigitan hewan (2×24 jam)
  5. Mingguan wabah & gigitan ( s/d tgl 10/ minggu )
  1. Bulanan SIK
  2. Bulanan kegiatan utama dan penunjang di RSPC
  3. Bulanan RL 2a1 & 2b1
  4. Bulanan RL 6
  5. Bulanan RL 2c
  6. Bulanan PTM Rawat Jalan dan Rawat Inap
  7. Triwulan SIK
  8. Triwulan RL 1
  9. Triwulan RL 2.1,2.2,2.3
  10. Triwulan RL 2a & 2b
  11. Tahunan SIK
  12. Tahunan RL 3
  13. Tahunan RL. 5

KEGIATAN PENDAFTARAN

  1. Melakukan pendaftaran pasien baru Pertamina
  2. Melakukan pendaftaran pasien lama Pertamina dan Non Pertamina
  3. Melakukan Pendaftaran pasien baru non Pertamina

KEGIATAN ASEMBLING

  1. Menghitung rekapitulasi hari perawatan, pasien hidup dan mati, pasien sisa
  2. Melakukan kroscek kode ICD pada billing rawat jalan dan MR pada rawat inap ( rawat jalan/ hari dan rawat inap/ pengembalian berkas)
  3. Melakukan analisa ketidak lengkapan pasien rawat inap di berkas rekam medis ( per berkas rekam medis/ waktu tidak terbatas)

KEGIATAN MUTASI

  1. Melakukan up date data pekerja dan keluarga Pertamina
  2. Melakukan up date data pensiun
  3. Memfasilitasi pembuatan KBPP untuk YDP
  4. Melakukan pengiriman / penerimaan berkas RM dari UP Lain

KEGIATAN FILLING

  1. Menyiapkan berkas rekam medis untuk pelayanan rawat jalan
  2. Menyiapkan berkas rekam medis rawat inap
  3. Pengiriman berkas rekam medis
  4. Melakukan retensi berkas rekam medis
  5. Membuat rekapitulasi kegiatan penggunaan berkas rekam medis

E. Kesimpulan

  1. Sumber utama data dan informasi kesehatan adalah rekam medis
  2. 2. Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis maupun terekam tentang identitas , anamnesa,penentuan fisik , laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan tindakan medik yang diberikan kepada pasien dan pengobatan baik yang dirawat inap , rawat jalan maupun yang mendapatkan pelayanan gawat darurat
  3. Data pasien dapat digunakan sebagai informasi untuk pasien tersebut (INDIVIDU) dan informasi MANAJEMEN
  4. Kompilasi data individu dapat menggambarkan dan digunakan sebagai informasi masyarakat
  5. Sistem Informasi kesehatan adalah upaya untuk mengumpulkan, mengolah dan mengubahnya menjadi informasi yang digunakan untuk penyusunan kebijakan, penyusunan program dan penelitian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: